Pemahaman VMTS
Pemahaman VMTS 2021/2022
Survei pemahaman VMTS FTM Unjani tahun ajaran 2021/2022 melibatkan 454 mahasiswa (dari populasi 621), 45 dosen, dan 18 tenaga kependidikan. Proporsi responden yang paham atau sangat paham VMTS adalah 86,78% pada mahasiswa, 84,5% pada dosen, dan 78% pada tenaga kependidikan. Analisis regresi menunjukkan bahwa hanya keterpaparan informasi VMTS melalui berbagai media yang berpengaruh signifikan, sedangkan faktor demografis tidak.
Periode 2021/2022517 respondenResponden paham VMTS 86,3%
- Responden
- 517
- Responden paham VMTS
- 86,3%
- Mahasiswa
- 454
- Dosen
- 45
- Tenaga kependidikan
- 18
Responden
Responden per kelompok
Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang mengisi survei.
Satuan: responden
Populasi dan responden
| Kelompok | Program studi/unit | Populasi | Responden |
|---|---|---|---|
| Mahasiswa | Teknik Industri (TI) | 168 | 101 |
| Mahasiswa | Teknik Metalurgi (TME) | 352 | 282 |
| Mahasiswa | Teknik Mesin (TMS) | 101 | 71 |
| Dosen | Teknik Industri (TI) | 16 | 12 |
| Dosen | Teknik Metalurgi (TME) | 12 | 11 |
| Dosen | Teknik Mesin (TMS) | 23 | 22 |
| Tenaga kependidikan | Fakultas Teknologi Manufaktur (FTM) | 10 | 10 |
| Tenaga kependidikan | Program Studi Teknik Industri (TI) | 3 | 3 |
| Tenaga kependidikan | Program Studi Teknik Mesin (TMS) | 3 | 3 |
| Tenaga kependidikan | Program Studi Teknik Metalurgi (TME) | 2 | 2 |
Tingkat pemahaman
Persentase responden yang paham
Responden dengan skor paham atau sangat paham, untuk VMTS fakultas dan program studi.
Satuan: %
Sebaran tingkat pemahaman
Persentase responden pada setiap tingkat pemahaman.
Satuan: %
Temuan, evaluasi, dan tindak lanjut
Temuan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut
| Temuan | Evaluasi | Tindak lanjut |
|---|---|---|
| Mayoritas responden dari ketiga kelompok (dosen, tendik, mahasiswa) belum 100% memahami VMTS. | Penyebaran informasi VMTS belum efektif di semua lini, baik struktural maupun operasional. | Memperkuat sistem komunikasi VMTS melalui kanal digital, cetak, serta menyisipkan pada sesi awal perkuliahan dan briefing staf. |
| Variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, jabatan, prodi, dll. tidak signifikan memengaruhi Y. | Pertanyaan identitas tidak berkontribusi signifikan terhadap pemahaman. | Instrumen survei tahun depan difokuskan hanya pada variabel penting seperti X8 (pengetahuan dan sumber informasi VMTS). |
| Variabel indeks sumber pengetahuan VMTS merupakan satu-satunya prediktor signifikan secara statistik. | Media dan sumber informasi menjadi kunci pemahaman sivitas terhadap VMTS. | Fokus peningkatan kualitas dan keberagaman media informasi, termasuk penguatan konten website, mading, dan sosial media. |
| Beberapa mahasiswa menyatakan tidak pernah menerima info VMTS dari dosen di kelas. | Dosen belum menjadikan penyampaian VMTS sebagai bagian dari pengantar mata kuliah. | Sosialisasi kepada dosen agar menyampaikan VMTS di awal kuliah atau di LMS/SPADA. |
| Tenaga kependidikan dan dosen mengaku tidak mendapat sosialisasi VMTS dari pimpinan. | Terdapat kekosongan dalam alur komunikasi vertikal dari pimpinan ke pegawai non-struktural. | Rutin menyampaikan VMTS saat rapat dinas, melalui surat edaran, dan sistem informasi internal fakultas. |
| Mahasiswa dari beberapa program studi tidak tahu visi misi prodi masing-masing. | Sosialisasi VMTS prodi belum dilakukan secara menyeluruh atau terdokumentasi di kanal yang mudah diakses. | Setiap prodi wajib membuat video atau poster VMTS yang dipasang di ruang prodi, kanal digital, dan SPADA. |
| Tingkat paparan informasi melalui media digital internal masih moderat. | Perlu optimalisasi konten yang menarik dan mudah diakses. | Kembangkan konten infografis, video animasi VMTS, serta rutin update konten VMTS di media sosial fakultas/prodi. |
| Waktu pengukuran dilakukan setelah semester berjalan, berpotensi bias akibat lupa atau kurang perhatian. | Responden mungkin tidak mengingat penyampaian VMTS jika dilakukan terlalu awal dan tidak diperkuat kembali. | Survei pemahaman dilakukan pada pertengahan semester disertai pengingat VMTS melalui broadcast atau LMS. |
| Belum seluruh responden Mahasiswa mengisi survey | Perlu ada aturan atau kebijakan kewajiban mengisi survey tersebut | Memberikan saran kepada fakultas untuk membuat aturan pengisian survey secara berkala dan menjadi wajib. |
Temuan & tindak lanjut
Survei pemahaman VMTS FTM Unjani tahun ajaran 2021/2022 melibatkan 454 mahasiswa (dari populasi 621), 45 dosen, dan 18 tenaga kependidikan. Proporsi responden yang paham atau sangat paham VMTS adalah 86,78% pada mahasiswa, 84,5% pada dosen, dan 78% pada tenaga kependidikan. Analisis regresi menunjukkan bahwa hanya keterpaparan informasi VMTS melalui berbagai media yang berpengaruh signifikan, sedangkan faktor demografis tidak. Tindak lanjut yang direncanakan meliputi penguatan komunikasi VMTS melalui kanal digital dan cetak, penyampaian VMTS oleh dosen di awal perkuliahan, sosialisasi oleh pimpinan dalam rapat, serta kebijakan wajib mengisi survei.
Metode
Kuesioner daring skala Likert 1–4 (1 Sangat Tidak Paham – 4 Sangat Paham) untuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan; 517 responden. Kategori paham: skor 3 atau 4 = paham (memadai); skor 1-2 = kurang memahami.